Tips Sukses Diet Hipertensi

Garam sering dijadikan kambing hitam meningkatnya tekanan darah oleh sebagian besar masyarakat. Anggapan ini bisa jadi dilatarbelakangi karena garam hampir selalu digunakan dalam masakan Indonesia. Akibatnya, masyarakat langsung menjauhi konsumsi garam ketika tekanan darah meningkat. Padahal, garam tidak memberikan pengaruh seburuk itu terhadap kesehatan.

Garam dapur mengandung natrium yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi tubuh. Natrium berfungsi mengatur volume darah, tekanan darah, kadar air dan fungsi sel. Tetapi konsumsi garam sebaiknya tidak berlebihan. Asupan garam yang berlebihan secara terus menerus akan memicu tekanan darah tinggi. Tubuh hanya membutuhkan natrium sebanyak 500 mg per hari, sedangkan konsumsi garam rata-rata harian orang Indonesia 30-40 gram. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan konsumsi garam harian orang Amerika yang hanya 6-18 gram.

Ginjal akan menahan natrium saat tubuh kekurangan natrium. Sebaliknya saat kadar natrium di dalam tubuh tinggi, ginjal akan mengeluarkan kelebihan tersebut melalui urin. Apabila fungsi ginjal tidak optimal, kelebihan natrium tidak bisa dibuang dan menumpuk di dalam darah. Volume cairan tubuh akan meningkat dan membuat jantung dan pembuluh darah bekerja lebih keras untuk memompa darah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh. Tekanan darah pun akhirnya meningkat. Inilah yang terjadi pada penderita hipertensi.

Selama konsumsi garam tidak berlebihan dan sesuai kebutuhan, kondisi pembuluh darah akan baik. Ginjal pun berfungsi baik. Proses kimiawi dan faali tubuh tetap berjalan normal, tidak mengalami gangguan.

Garam tidak bisa selalu disalahkan pada kasus naiknya tekanan darah. Pada orang sehat maupun penderita hipertensi, tingginya konsumsi garam hanya sedikit sekali bahkan tidak ada pengaruhnya terhadap tekanan darah. Sementara, ada orang yang secara genetik sensitif terhadap asupan natrium. Terlalu banyak natrium yang masuk membuat tekanan darah langsung meningkat, bahkan memicu hipertensi.

Tips Sukses Diet Hipertensi

1. Hindari penggunaan garam dapur, baik untuk penyedap masakan atau dimakan langsung

2. Hindari bahan makanan yang diawetkan menggunakan garam dapur

3. Hindari makanan yang diolah dengan menggunakan bahan tambahan atau penyedap rasa

4. Batasi penggunaan penyedap rasa untuk menambah kelezatan makanan. Sebagai gantinya, gunakan bumbu-bumbu segar agar cita rasa makanan lebih enak

5. Hindari penggunaan baking soda atau obat-obatan yang mengandung sodium

6. Batasi konsumsi makanan hewani maupun nabati yang tinggi kadar natriumnya

7. Batasi minuman bersoda seperti soft drink

8. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol

9. Kurangi konsumsi bahan makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

10. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran segar yang kaya kandungan kalium. Kalium ini bersifat diuretik sehingga kelebihan garam bisa dikeluarkan dari tubuh

11. Perbanyak minum air putih agar kelebihan garam dapat larut dan terbuang bersama urine.


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Makanan Darah Tinggi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *